Cara Menulis dan Usaha Menerbitkan Buku



flyer Pertemuan 15 KBMN 32



Resume Ke    : 15

Gelombang    : 32

Tanggal          : 24 Februari 2025

Tema             : Usaha Penerbitan Buku

Narasumber   : Mukminin,M.Pd

Moderator      : Sigid,Purwo Nugroho.SH

Mantun dulu ach biar belajarnya tambah semangat...

Pramono Anung Gubernur Jakarta
Hendrik Lewerissa Gubernur Maluku
Kemanakah muaranya tulisan kita
Semoga  berahir ke penerbit  buku 

Alhamdulillah tidak terasa malam ini sudah pertemuan ke-15 di KBMN 32. Kegiatan malam ini diawali dengan berdoa bersama agar rangkaian kegiatan dapat dilalui dengan lancar. Malam ini di moderatori oleh Bapak Sigid Purwo Nugroho.SH. Beiau juga alumni KBMN PGRI Gelombang 23 dan Tim Solid Om Jay. Dan Narasumber hebat yang membersamai kami malam ini bernama Bapak Mukminin, M.Pd. Atau biasa disapa Cak Inin. Untuk lebih lengkapnya Cv narasumber ada di https://cakinin.blogspot.com/2020/10/curiculum-vitae.html. 

Beliau adalah seorang Penulis dan Narasumber inspiratif, seorang OWNER Penerbit Kamila Press. Beliau juga seorang penulis yang telah menghasilkan 58 buku (10 buku solo dan 48 buku antologi). KARMINA ASEAN ( PEMECAH REKOR MURI). 


ini adalah contoh 15 buku yang terbit (Antologi)
dari September 2012- Agustus 2021


Kemana muara tulisan yang kita rangkai?
Tulisan yang kita tenun dari huruf menjadi bait dan kata. 

Tentu kita ingin mahakarya kita sampai kepada pembacanya. 
Lantas bagaimanakah caranya?
Kita butuh usaha penerbitan buku agar karya kita bisa tergenggam erat.
Saat ini mudah menemukan usaha penerbitan buku di mana-mana. Tapi percetakan dan penerbitan seperti apa yang pas di kantong dan membuat karya kita tampil menawan?

ADA 2 JENIS PENERBIT BUKU
  1. Penerbit Mayor 
  2.  Penerbit Indie  
1. Jumlah cetakan di Penerbit Mayor
Penerbit mayor
  • Mencetak bukunya secara masal. Biasanya cetakan pertama sekitar 3000 eksemplar atau minimal 1000 eksemplar untuk dijual di toko-toko buku.
Penerbit indie
  • Hanya mencetak buku apabila ada yang memesan atau cetak berkala yang dikenal dengan POD (Print on Demand) yang umumnya didistribusikan melalui media online Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, WA grup dll.
2.  Pemilihan Naskah yang Diterbitkan
Penerbit mayor : 
  • Naskah harus melewati beberapa tahap prosedur sebelum menerbitkan sebuah naskah. Penerbit mayor mencetak bukunya secara masal 1000 - 3000 eksemplar. 
  • Mereka ekstra hati-hati dalam memilih naskah yang akan mereka terbitkan dan tidak akan berani mengambil resiko untuk menerbitkan setiap naskah yang mereka terima. 
  • Penerbit mayor memiliki syarat yang semakin ketat, harus mengikuti selera pasar, dan tingginya tingkat penolakan.
Penerbit Indie
  • Tidak menolak naskah. Selama naskah tersebut sebuah karya yang layak diterbitkan; tidak melanggar undang-undang hak cipta karya sendiri, tidak plagiat, serta tidak menyinggung unsur SARA dan pornografi, naskah tersebut pasti diterbitkan. 
3. Profesionalitas
Penerbit mayor
  • Penerbit mayor tentu saja profesional dengan banyaknya dukungan SDM di perusahaan besar mereka.
Penerbit indie
  • Kami pun profesional, tapi sering disalah artikan. Banyak sekali anggapan menerbitkan buku di penerbit indie asal-asalan, asal cetak-jadi-jual. 
  • Sebagai penulis, harus jeli memilih siapa yang akan jadi penerbit Bapak Ibu dan Saudara-saudara. Jangan tergoda dengan paket penerbitan murah, tapi kualitas masih belum jelas. 
  • Mutu dan manajemen pemasaran buku bisa menjadi ukuran penilaian awal sebuah penerbitan. Kadang murah Cover kurang bagus, kertas dalam coklat kasar bukan bookpaper ( kertas coklat halus). 
  • Kami jaga mutu Cover bagus cerah mengkilat isi buku kertas cokal halus awet (bookpapar).
4. Waktu Penerbitan
Penerbit mayor : 
  • Pada umumnya sebuah naskah diterima atau tidaknya akan dikonfirmasi dalam tempo 1-3 bulan. 
  • Jika naskah diterima, ada giliran atau waktu terbit yang bisa cepat, tapi ada juga yang sampai bertahun-tahun. 
  • Karena penerbit mayor adalah sebuah penerbit besar, banyak sekali alur kerja yang harus mereka lalui. Bersyukur kalau buku bisa cepat didistribusikan di semua toko buku. Namun, jika dalam waktu yang ditentukan penjualan buku tidak sesuai target, maka buku akan dilepas oleh distributor dan ditarik kembali oleh penerbit. 
Penerbit indie
  • Tentu berbeda kami akan segera memproses naskah yang kami terima dengan cepat. Dalam hitungan minggu bukumu sudah bisa terbit. Karena memang, kami tidak fokus pada selera pasar yang banyak menuntut ini dan itu. Kami menerbitkan karya yang penulisnya yakin karya tersebut adalah karya terbaiknya dan layak diterbitkan sehingga kami tidak memiliki pertimbangan rumit dalam menerbitkan buku.
5.  Royalti
Penerbit mayor : 
  • Kebanyakan penerbit mayor mematok royalti penulis maksimal 10% dari total penjualan. Biasanya dikirim kepada penulis setelah mencapai angka tertentu atau setelah 3-6 bulan penjualan buku.
Penerbit indie:
  • Umumnya 15-20%  dari harga buku. Dipasarkan dan dijual penulis lewat fb, Instagram, wa grup, Twitter, status, dll
6. Biaya penerbitan
Penerbit mayor : 
  • Biaya penerbitan gratis. Itulah sebabnya mereka tidak bisa langsung menerbitkan buku begitu saja sekalipun buku tersebut dinilai bagus oleh mereka. 
  • penerbit mayor memiliki pertimbangan dan tuntutan yang banyak untuk menerbitkan sebuah buku karena jika buku tersebut tidak laku terjual, kerugian hanya ada di pihak penerbit. 
Penerbit indie :
  • Berbayar sesuai dengan aturan masing-masing penerbit. Antara penerbit satu dengan yang  lain berbeda. Karena pelayanan dan mutu buku yg diterbitkan tidak sama.

Contoh penerbit Mayor: 
Balai Pustaka, Penerbit Gramedia, Penerbit Andi, Penerbit Yudhistira, Grafindo Media Pratama,  Peberbit Mizan, dll 

Contoh Penerbit Indie : 
Kamila Press Lamongan, Lensa Publising, TanKali,  Pagan Press, Oase, dll




KAMILA PRESS adakah salah' satu dari Penerbit Indie yg sudah berpengalaman 6 tahun dan sudah menjadi Anggota IKAPI. 

Selama 6 th buku yg terbit bersama Kamila PRESS lebih 1000 judul buku:

a. 250 lebih judul buku ber-ISBN
b. 750 lebih judul buku BER-QRCBN

Buku-buku yang maju ISBN dan terbit bisa di buka di sini : https://kamilapress.com/



Lalu bagaimana cara menulis dan menerbitkan buku?

Ada 5 Tahapan Cara Menulis dan Menerbitkan Buku yang Tepat
1. Prawriting
  • Tahap awal penulis mencari ide dengan peka terhadap sekitar (pay attention).
  • Penulis harus kreatif menangkap penomena yang terjadi di sekitar untuk menjadi tulisan.
  • Penulis banyak membaca buku.
2. Drafting
  • Penulis mulai membuat draf (outline buku/daftar isi buku) sesuai dengan apa yang disukai (pasion): artikel, cerpen,puisi,novel dll.
3. Revisi
  • Setelah naskah kita lakukan revisi naskah (tulisan mana yang baik dicantumkan, naskah mana yang perlu dibuang, dan naskah mana yang perlu ditambahkan).
4. Editing/Swasunting
  • Penulis melakukan pengeditan hanya memperbaiki berbagai kesalahan tanda baca, kesalahan pada kalimat sebelum masuk penerbit( PUEBBI)
5. Publikasi
  • Jika tulisan kita yang berupa naskah buku sudah yakin, maka kita akan memasuki tahap publikasi atau penerbitan buku.

Bagaimana jika ingin mempunyai usaha menerbitkan buku?

Jika ingin mendirikan CV. Penerbit Buku Indie maka  harus dipersiapkan:
  1. Kantor (ruangan khusus di rumah) atau bisa toko terpisah dari rumah. 
  2. Tenaga ahli / karyawan  minimal 2 orang sebagi Layouter (tukang layout buku) dan bisa desain buku (Cover buku) dan harus paham tata bahasa Indonesia ( EYD/PUEBBI) sebagai editor. 
  3. Punya langganan Percetakan (sebagai Member Percetakan) atau bergabung dengan percetakan besar, jika belum punya mesin  percetakan sendiri. 
  4.  Modal secukupnya atau sedang untuk biaya operasional. 
  5. Harus punya izin resmi CV. Mengajukan ke dinas perizinan usaha di kabupaten. 
  6. Harus punya website berbayar.
  7. Harus ulet dan tahan banting dengan melayani pelanggan dengan sepenuh hati. Pelanggan sebagai raja. 
  8. Selalu berinovasi mengikuti perkembangan.
  9. Yakin usaha kita lancar dan sukses dengan ihtiyar, kerja keras dan selalu berdoa kepada Allah SWT. Ingat DUIT (Doa, Usaha, Ihtiyar, Tawakkal).

"Tiada kata terlambat untuk menulis, tulislah segera apa yang Anda suka, Anda dengar, Anda lihat, Anda baca dan Anda rasakan,  untuk berbagi kebaikan" ( Cak Inin Mukminin)

Terimakasih sudah membersamai kami Cak Inin, Pak Sigid. Banyak ilmu yang kami dapatkan malam ini. Sangat bermanfaat dan jalan bagi kami sebagai penulis pemula. 

Duduk santai memakan duku
Sambil memandangi kelinci lompat
jika mau mencari penerbit buku
Kamila Press solusi yang paling tepat






Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini