Apa dan Bagaimana Menulis Buku Biografi?

              flyer Pertemuan 17 KBMN 32


Resume ke    : 17

Gelombang    : 32

Tanggal      : 1 Maret 2025

Tema         : Menulis Buku Biografi 

Narasumber   : Lely Suryani,S.Pd SD

Moderator    : Ahmad Soleh,S.Pd,Gr

 

Gunung Beromo gunung Merapi

Di Pulau Lombok ada gunung Rinjani

Materi siang ini menulis  biografi

Bersama narsum hebat bunda Lilis Suryani

Alhamdulillah tidak terasa hari ini sudah pertemuan ke-17. Kegiatan belajar hari ini agak sedikit berbeda waktunya. Biasanya pukul 19.00-21.00. dikarenakan hari ini sudah mulai masuk bulan suci Ramadhan, maka pembelajaran dilaksanakan siang hari pukul 13.00-15.00. Narasumber hebat siang ini bernama Ibu Lely Suryani,S.Pd.SD.  Lahir di Banjarnegara, 25 Juli 1972. Beliau adalah pegiat literasi yang sangat aktif. Sekarang sebagai editor di media online nasional Melintas.id. Untuk lebih jelasnya Cv narasumber dapat diakses melalui https://lelysuryanikreatifinspiratif.blogspot.com/2023/01/profil-lely-suryani.html

Arti Buku

Secara umum buku adalah  kumpulan lembaran kertas atau bahan lain yang dijilid menjadi satu dan berisi tulisan, gambar, atau informasi lainnya. Buku dapat dikategorikan berdasarkan genre, seperti fiksi, non-fiksi, ilmiah, atau pendidikan..

Buku biografi adalah jenis buku yang menceritakan kisah hidup seseorang,  biasanya orang yang terkenal atau dianggap penting oleh masyarakat.

Autobiografi adalah buku yang ditulis oleh tokoh itu sendiri tentang kehidupannya.

Genre/Isi Buku

1.Fiksi: Cerita yang dibuat berdasarkan imajinasi penulis, seperti novel, cerpen, puisi, dan drama. Contohnya: Laskar Pelangi oleh Andrea Hirata, Tenggelamnya Kapal Van der Wijck oleh Buya Hamka, dan Sajak-sajak Chairil Anwar oleh Chairil Anwar.

2.Non-fiksi: Cerita yang berdasarkan fakta dan kenyataan, seperti biografi, sejarah, sains, dan buku self-help. Contohnya: Habis Gelap Terbitlah Terang oleh H.A. Salim, Sapiens: Riwayat Singkat Umat Manusia oleh Yuval Noah Harari, dan Atomic Habits oleh James Clear.

Tujuan Menulis Biografi

  • Menyampaikan kisah inspiratif: Biografi dapat menceritakan kisah hidup seseorang yang penuh dengan perjuangan dan pencapaian, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.
  • Mencatat sejarah: Biografi dapat mencatat sejarah hidup seseorang yang telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat.
  • Meningkatkan pemahaman: Biografi dapat membantu kita memahami orang lain dengan lebih baik, termasuk motivasi, pemikiran, dan perasaannya
  • Menyajikan informasi: Biografi dapat menyajikan informasi tentang peristiwa sejarah, budaya, dan sosial.

Ciri-Ciri Buku Biografi

  • Menceritakan kisah hidup seseorang: Buku biografi berfokus pada kisah hidup satu orang tertentu.
  • Ditulis oleh orang lain: Buku biografi ditulis oleh orang lain, bukan oleh orang yang diceritakan kisahnya.
  • Berdasarkan fakta: Buku biografi harus didasarkan pada fakta dan informasi yang akurat.
  • Objektif: Buku biografi harus ditulis secara objektif dan tidak memihak.
  • Menarik: Buku biografi harus ditulis dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.

Struktur Buku Biografi

  • Pendahuluan: Pendahuluan berisi informasi tentang orang yang diceritakan kisahnya, seperti nama, tanggal lahir, dan latar belakang.
  • Tubuh buku: Tubuh buku berisi cerita tentang kehidupan orang tersebut, dari masa kecil hingga saat ini.
  • Penutup: Penutup berisi kesimpulan tentang kehidupan orang tersebut dan warisannya.

Manfaat Buku Biografi

1.Meningkatkan pengetahuan:  Membaca buku biografi dapat membantu kita untuk mengetahui lebih banyak tentang kehidupan orang lain, termasuk perjuangan, pencapaian, dan pemikiran mereka.

2.Mengembangkan motivasi: Membaca buku biografi dapat memotivasi kita untuk mencapai tujuan kita sendiri.

3.Meningkatkan empati: Membaca buku biografi dapat membantu kita untuk lebih memahami orang lain dan perasaan mereka.

4.Meningkatkan pengetahuan sejarah: Membaca buku biografi dapat membantu kita untuk mengetahui lebih banyak tentang sejarah dan peristiwa penting.

5.Meningkatkan kemampuan berpikir kritis:  Membaca buku biografi dapat membantu kita untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis.

 Cara Menulis Buku Biografi

1.Penelitian Mendalam: Mulailah dengan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang tokoh yang akan Anda tulis. Ini bisa meliputi wawancara, membaca buku, artikel, dan sumber lain yang relevan.

2.Membuat Garis Besar: Buatlah garis besar atau kerangka buku Anda. Tentukan bab-bab utama dan sub-bab yang akan Anda tulis. Ini akan membantu Anda mengorganisir informasi dengan baik.

3.Menulis Pengantar: Pengantar harus menarik perhatian pembaca dan memberikan gambaran umum tentang siapa tokoh tersebut dan mengapa mereka penting.

4.Menggali Pengalaman Penting: Seperti yang disebutkan dalam konteks, gali pengalaman paling berkesan dari tokoh tersebut. Bagaimana perasaan mereka saat itu? Siapa saja yang terlibat? Bagian mana yang paling tidak terlupakan?

5.Menggunakan Referensi: Gunakan referensi dari buku cerita atau sumber lain yang relevan untuk memperkaya narasi Anda. Misalnya, buku "Tunggu Aku!" oleh Sofia Natalia Zebua dan ilustrator Stephanie Valentine, atau buku oleh Nelfi Syafrina.

6.Menulis dengan Gaya Naratif: Tulislah dengan gaya naratif yang menarik, seolah-olah Anda menceritakan sebuah cerita. Gunakan detail-detail yang hidup untuk membuat pembaca merasa terlibat.

7.Revisi dan Edit: Setelah selesai menulis, revisi dan edit tulisan Anda. Pastikan tidak ada kesalahan tata bahasa dan informasi yang disajikan akurat.

8.Mendapatkan Umpan Balik: Mintalah orang lain untuk membaca dan memberikan umpan balik. Ini bisa membantu Anda melihat kekurangan yang mungkin terlewatkan.

9.Bangun Komunikasi dengan tokoh dan orang-orang disekelilingnya secara intensif dan berkelanjutan.

  Menulus buku Biografi, tidak harus tokoh atau orang terkenal, bisa saja orang terdekat. Misalnya kisah ayah, ibu, suami, atau bahkan kisah anak-anak  kita.Bagi  penulis yang akan mengisahkan orang yang sudah meninggal, selain untuk mengabarkan kisah-kisah baik semasa hidupnya, juga sebagai bentuk penghormatan.

Bagaimana caranya, misalnya mau menulis kisah ayah, padahal orangnya saja sudah meninggal?

  • Kisahkan  masa  kebersamaan dengan beliau,sertakan dokumen penting yang masih tersimpan, tambahkan juga masa-masa kebersamaannya bersama saudara-saudaranya atau ada keluarganya yang bisa dimintai pendapatnya tentang sosok ayah tercinta.
  • Rencanakan dari sekarang narasumber yang akan dimintai keterangan terkait ayah.
  • Buat jadwal pertemuan dan komunikasikan dengan narasumber yang bersangkutan.
  • Urutkan hasil tuturan dari  masing-masing narasumber, cek lagi kebenarannya, dengan mengadakan kroscek ulang dan lanjutan.
  • Jika sudah tersusun, boleh dikata masih bahan mentah, mintalah pendapat kepada orang yang lebih paham tentang kepenulisan.

Perlu dicatat oleh ibu bapak, menulis buku biografi walaupun berisi kisah nyata seseorang, namun kisah yang baik-baik saja yang ditulis, jangan sampai kisah kurang baik ikut dimasukkan, yang berpotensi menimbulkan pertentangan. Saipapun wajib menutupi aib seseorang. Allah saja selalu menutupi aib-aib hambanya. Kenapa kita tidak!. Tujuan menulis biografi adalah untuk menginsparasi pembaca, mulai dari perjuangannya yang berdarah-darah, hingga pencapaian yang gemilang.

Burung jalak burung cendrawasih

Dibawa masuk melalui pintu garasi

Saya ucapkan banyak terimakasih

Atas ilmu biografi yang menginsfirasi


 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini